Masjid Agung Al Azhar Jakarta: Sejarah, Arsitektur, dan Fasilitas

Masjid Agung Al Azhar sempat menjadi masjid paling besar se-Indonesia sebelum Masjid Istiqlal didirikan. Pembangunannya tak lepas dari nama besar Buya Hamka dan parta Islam terbesar saat itu, yakni Masyumi.

Anda penasaran dengan seluk beluk masjid ini?

Profil Masjid

Nama MasjidMasjid Agung Al Azhar Jakarta  
AlamatJl. Sisingamangaraja No.1, RT.2/RW.1, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110
Tahun Dibangun1953
Luas Tanah43.755 m2
Luas Bangunan–  
Daya Tampung Jamaah10.000 Jamaah
Lokasi
Buka24 Jam

Sejarah

Masjid Agung Al-Azhar adalah masjid yang terletak di kompleks sekolah Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masjid ini mulai dibangun pada 1953 atas prakarsa sejumlah tokoh partai Masyumi dan selesai dibangun pada 1958.

Mulanya, masjid ini dinamai Masjid Agung Kebayoran. Namun, namanya diubah menjadi Masjid Agung Al-Azhar. Nama Al-Azhar disematkan oleh Imam Besar Al-Azhar Mahmud Syaltut saat berkunjung pada 1960.

Penamaan ini merujuk pada pencapaian imam besar masjid, Abdul Malik Karim Amrullah (atau dikenal sebagai Hamka), seorang ulama dan aktivis Islam yang dianugerahi gelar doktor kehormatan oleh Universitas Al-Azhar, Mesir.

Masjid Agung Al-Azhar pernah menyandang status sebagai masjid terbesar di Jakarta sebelum pembangunan Masjid Istiqlal selesai pada 1978

Masjid ini juga tercatat sebagai masjid dengan predikat modern pertama di tanah air. Pasalnya, masjid ini dilengkapi sejumlah fasilitas publik untuk menunjang gerakan dakwah seperti perpustakaan, ruang kuliah, ruang kelas, lengkap dengan asrama serta klinik kesehatan.

Seiring waktu, Masjid Agung Al-Azhar menjelma menjadi sebuah lembaga penting yang menaungi gerakan keilmuan Islam di Indonesia. Bahkan telah menjadi sebuah Universitas Al-Azhar Indonesia yang keberadaannya memberi warna baru di belantika pendidikan Islam Indonesia.

Cagar Budaya Nasional

Meskipun umurnya tidak terlalu tua, Masjid Al Azhar telah dikukuhkan oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebagai salah satu situs tapak sejarah perkembangan Kota Jakarta. Tak hanya itu, Masjid Al Azhar juga mendapatkan perlindungan sebagai Cagar Budaya Nasional yang diberikan pada tanggal 19 Agustus 1993.

Arsitektur

Suasana dan arsitektur dalam Masjid Al Azhar.

Bangunan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta dibuat dengan memadukan arsitektur Masjid Hij’ di Saudi Arabia, dan Masjid Qibtiyah di Mesir. Masjid ini dirancang untuk menampung fungsi-fungsi masjid sebagai pusat kegiatan dakwah dan sosial, termasuk pernikahan dan kegiatan sosial lainnya. Para pendirinya ingin agar masjid kembali pada fungsi awalnya sebagai pusat peradaban dan kegiatan umat.

Pemilihan warna putih yang mendominasi eksterior masjid memberikan kesan suci dan agung. Sejumlah anak tangga yang harus ditapaki terlebih dahulu sebelum mencapai pintu masuk menambah kesan anggun. Kesederhanaan bentuk dan ornamen tidak mengurangi kemegahan masjid ini. 

Terdapat juga sebuah kubah besar yang berwarna putih. Kubah tersebut akan mengingatkan Anda dengan kubah yang berada di Taj Mahal, India.

Kegiatan

Kegiatan Kajian Keislaman yang diselenggarakan di Aula Buya Hamka Al Azhar. Kredit foto: Iwan S Yusro

Dulu, kegiatan ibadah dan dakwah di Masjid Agung Al-Azhar hanya diikuti oleh masyarakat di sekitar kawasan Kebayoran Baru saja. Namun, saat ini  jama’ah Masjid Agung Al-Azhar datang dari berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang tinggal di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tetapi juga dari luar daerah Jakarta Selatan seperti Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, dan lain-lain.

Di kompleks Masjid Agung Al-Azhar kini terdapat lebih dari 25 kegiatan dengan beragam bentuk dan corak aktivitas, seperti pengajian agama, majelis taklim, diskusi, ceramah umum, kursus, pelayanan jenazah, pelayanan kesehatan, bimbingan perjalanan haji dan umrah, pencak silat, madrasah diniyah, pendidikan formal dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi, sampai pada pelayanan perbankan (keuangan) dan travel biro (perjalanan) serta layanan pemakaman Islam.

Luar biasa sekali kan?

Fasilitas

Sebagai masjid yang menjadi sentra pendidikan, masjid ini dilengkapi segudang fasilitas, diantaranya:

  • Sarana Ibadah
  • Tempat Wudhu
  • Kamar Mandi/WC
  • Pembangkit Listrik/Genset
  • Sound System dan Multimedia
  • Penyejuk Udara/AC
  • Kantor Sekretariat
  • Perpustakaan
  • Aula Serba Guna
  • Ruang Belajar (TPA/Madrasah)
  • Tempat Penitipan Sepatu/Sandal
  • Taman
  • Parkir

Bagaimana, Anda tertarik mengunjungi Masjid Agung Al Azhar Jakarta?

Tinggalkan komentar